Thursday, 19 March 2015

The Elder Scroll V : Skyrim review

Hi sobat IPlay Berikut Ini Adalah reviev game Skyrim ..
Share and Comment yow .. 

Skyrim cover
Artwork untuk Skyrim
The Elder Scrolls (TES) adalah seri video game ber-genre role-playing game (disingkat RPG), di mana kita menciptakan dan memainkan karakter sesuai keinginan kita berdasarkan kategori-kategori yang disediakan oleh game tersebut. RPG biasanya memiliki unsur grinding, istilah gamer untuk aktifitas yang membuat karakter semakin kuat, utamanya melalui pertempuran dan interaksi yang mempengaruhi jalannya cerita.
TES adalah salah satu pendobrak genre RPG. Ia menyediakan sebuah dunia yang luas dan bebas dijelajahi oleh pemain. Ada banyak sekali quest atau misi untuk dijalani, dan pemain bebas memilih misi yang mana yang ingin ia selesaikan lebih dulu. Misi ini terbagi menjadi misi utama, yang menentukan jalan cerita sesungguhnya, dan misi sampingan yang boleh dihiraukan. Namun hanya karena ada misi-misi tersebut, bukan berarti kamu harus menjalaninya… kecuali, tentunya, kalau kamu memang ingin mendalami jalan ceritanya.

Skyrim Landscape
Pemain bisa saja menghiraukan misi-misi utama dan sampingan, dan sekedar menjelajahi dataran Skyrim yang luas dan indah. Semua yang bisa kamu lihat di Skyrim, bisa kamu jelajahi. Sumpah!
Di kuartal akhir tahun 2011, Bethesda Softworks merilis video game berjudul “The Elder Scrolls V: Skyrim” untuk Personal Computer, Playstation 3 dan XBOX 360.
Skyrim tidak punya sistem kelas seperti banyak RPG lain. Sistem kelas yang saya maksud ini, misalnya, kamu bisa memilih apakah mau jadi warrior, assassin/thief/archer, atau mage. Setiap kelas punya gaya bermain yang berbeda-beda dan perkembangan keahlian yang berbeda-beda juga. Warrior adalah kelas petarung yang mengandalkan senjata jarak dekat dan kekuatan fisik, assassin/thief/archer memanfaatkan kemampuan melumpuhkan lawan dengan cepat dan diam-diam dengan belati atau senjata jarak jauh, lalu mage adalah ahli sihir yang bergantung pada jampi-jampi, tongkat sihir dan ramuan ajaib.
Bethesda menganggap sistem kelas ini membatasi gaya bermain dan pada akhirnya bisa mengurangi replay value sebuah game (replay value adalah kemampuan sebuah game untuk dimainkan berulang kali karena menawarkan pengalaman bermain yang berbeda-beda). Maka, mereka mencoba jalan lain yang terbukti sangat berhasil:
Di Skyrim, tidak ada pembagian kelas. Kamu diberi kebebasan untuk mengembangkan gaya bermain kamu sendiri dengan sistem pemilihan skill (keahlian) yang melingkupi ketiga kelas dasar tadi. Jadi kalau mau, kamu bisa jadi karakter yang jago pedang dan sihir (spellsword), atau ranger (campuran antara warrior dan archer), atau ksatria yang pandai membubuhi kekuatan magis ke dalam senjata-senjatamu), sampai menjadi pelaku MLM tingkat diamond yang jago merayu NPC* dengan kata-kata manismu. Variasinya sangat banyak, sehingga Skyrim bisa dimainkan berulang-ulang dengan pendekatan yang berbeda-beda.
* (NPC: non-playable character / karakter dalam permainan yang dikendalikan oleh komputer)
Di seri-seri TES sebelumnya, Karakter pemain selalu hadir dalam first person (pemain melihat dunia dari mata karakter dalam game), namun untuk pertama kalinya, Skyrim juga memberikan fitur third person di mana pemain bisa mengendalikan karakter dari belakang (dan sedikit ke kanan dari) karakter.
Ada begitu banyak elemen lain yang membuat Skyrim begitu fleksibel untuk dimainkan. Mulai dari penciptaan karakter yang komprehensif (untuk ukuran RPG tahun 2011), sistem leveling yang tidak dibatasi kelas karakter, sistem pertempuran, inventory, follower, pernikahan, sampai aktifitas-aktifitas remeh seperti membaca buku (ada ratusan literatur dalam Skyrim yang bisa kamu nikmati; beberapa bergambar full color), mengumpulkan bahan ramuan, mencongkel pintu atau peti, sampai mencopet. Di Skyrim, kamu bisa jadi orang baik atau orang jahat, dan dunianya akan merespon pilihan-pilihan itu sepantasnya. Semua terserah kamu!

Main Story
Skyrim adalah propinsi paling Utara di sebuah benua bernama Tamriel, yang terletak di sebuah planet (realm) bernama Nirn. Dari segi disain dan art direction, propinsi Skyrim sarat dengan pengaruh-pengaruh peradaban Viking dari Norwegia, mulai dari perawakan sampai arsitektur dan disain senjata serta pakaian. Datarannya sangat dingin dan tidak bersahabat, dan suku aslinya, kaum Nord, adalah bangsa yang kuat, tangguh, dan menjunjung tinggi kode etik ksatria. Persis seperti Viking.
Permainan dibuka dengan karakter pemain (playable character / PC) tertangkap oleh tentara kekaisaran di perbatasan antara Skyrim dengan ibukota Tamriel, Cyrodiil, karena mencoba menyeberang masuk Skyrim secara ilegal. Ketika kisah dimulai, Skyrim sedang berada dalam kondisi perang sipil antara kekaisaran dengan kaum Nord puritan yang dijuluki Stormcloaks, yang merasa kemurnian gaya hidup Nord terancam oleh pengaruh-pengaruh luar.

Intro cutscene
Intro cutscene memperlihatkan PC dan beberapa tahanan lain dibawa dengan kereta kuda untuk dipancung di sebuah kota kecil bernama Helgen. Sudut pandang adalah orang pertama dari penglihatan PC. Mengawali permainan sebagai seorang tahanan adalah ciri khas game-game TES.
Di pembukaan, ternyata pemimpin Stormcloaks, Ulfric, juga sudah tertangkap dan dibawa ke Helgen dengan kereta yang sama dengan PC. Ulfric menjadi target utama kekaisaran sejak ia membunuh high king of Skyrim, Torygg. Padahal, Ulfric mengalahkan Torygg dalam sebuah duel yang mereka setujui bersama. Alasan penangkapannya (walau ia menang secara adil) berhubungan erat dengan cerita latar Skyrim yang cukup kompleks, yang berhubungan dengan pengaruh suku bangsa Elf yang disebut Thalmor terhadap kegiatan kekaisaran yang mengatur Skyrim.
Kemudian, ketika hukuman pancung hampir dijalankan di Helgen, kota itu diobrak-abrik dengan kedatangan mendadak seekor naga, yang memberikan kesempatan untuk PC dan juga Ulfric untuk meloloskan diri. Dari sini, dimulailah petualangan PC di propinsi Skyrim.

The World
Wilayah Skyrim terbagi menjadi 9 distrik (‘hold‘), dan masing-masing distrik dipimpin oleh seorang Jarl yang bertanggung jawab pada seorang high king. Ketika high king meninggal, para Jarl berkumpul untuk mendiskusikan pemilihan raja baru. Jelas saja, sistem pemerintahan Skyrim adalah feodal.
Ke-9 wilayah Skyrim terbagi ke dalam 3 macam jenis dataran, yaitu boreal, tundra, dan highland, dengan ciri-ciri geografis dan iklim mengikuti apa yang bisa ditemui di dataran Eropa Utara. Dari padang rumput luas dan rata yang dihiasi bebatuan vulkanik di sana-sini, hutan dengan pohon-pohon rindang, sumber-sumber air panas yang tampak kering dan mati, sampai pegunungan bersalju dan pesisir utara yang dingin mematikan, Skyrim menggambarkan semuanya dengan sangat indah.

Image
Salah satu lanskap Skyrim yang tampak lebih ‘bersahabat’
Walau Skyrim awalnya ditempati suku Nord (bahkan sejarah menyebutkan Skyrim adalah tempat pertama yang ditempati manusia ketika dewa-dewa menciptakan mereka), propinsi ini juga dihuni ras-ras humanoid lain dari seluruh penjuru Tamriel seperti Imperial, Breton, Redguard, empat spesies Mer (atau elf), sampai ke ras beast Khajiit dan Argonian. Ketika memulai permainan dan menciptakan karakter, kamu bisa memilih untuk menjadi salah satu dari ras-ras itu. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Image
Elf versi The Elder Scrolls terbagi menjadi 4: Bosmer (wood elf), Dunmer (Dark elf), Orsimer (Orc) dan Altmer (High elf; yang di Skyrim mendominasi bangsa Thalmor)
Image
Ras beast: Khajiit (feline) & Argonian (lizard)
Ada sepasang ras Mer lain yang tidak bisa dipilih untuk dimainkan. Falmer (snow elf) yang buta dan tinggal dalam perut bumi. Sebagian Falmer menempati struktur-struktur purba jauh di dalam bumi yang dulunya dibangun dan ditempati oleh ras Mer yang sudah punah yang disebut Dwemer. Dwemer (deep elf) adalah ras yang sangat pandai dan tangkas, yang hidup dengan mengandalkan logika dan teknologi yang mumpuni (seperti Dwarf di Lord of The Rings). Suatu hari, sejarah mengatakan seluruh ras Dwemer menghilang begitu saja dan tidak pernah terlihat lagi. Mereka meninggalkan kediamannya dan seluruh artefaknya begitu saja. Bukti-bukti menunjukkan kehancuran peradaban mereka berkaitan erat dengan para Falmer, yang dulu merupakan budak Dwemer yang diperlakukan semena-mena. Namun, pada kenyataannya, para Falmer tampak seperti ras yang lebih ke-kebinatangan dari pada makhluk cerdas yang mampu manghapus keberadaan keseluruhan spesies dalam semalam. Namuuun, di sisi lain, para Falmer juga telah mengambil alih tempat tinggal kaum Dwemer…….. Jadi apa yang sebenarnya terjadi? Tidak ada yang tahu…

Image
Falmer
Image
Dwemer
Skyrim juga menjadi rumah dari berbagai ras lain seperti giants, vampire, werewolf, sampai ke flora dan fauna yang beragam dalam jumlah yang fantastis. Selain itu juga ada makhluk-makhluk metafisik, Aedra dan Daedra.
Aedra adalah sebutan untuk sembilan entitas gaib yang telah diangkat oleh penghuni Tamriel sebagai dewa-dewa yang mereka puja. Kemudian Daedra adalah entitas dari alam yang disebut Oblivion. Kalau Aedra adalah sekumpulan dewa baik, Daedra adalah kebalikannya dan merupakan sekumpulan dewa jahat.

The Dragons
Dikisahkan, penduduk Skyrim mengira naga hanyalah sebuah mitos yang diceritakan dari mulut ke mulut untuk menakut-nakuti anak-anak atau membuat orang lain menghormati alam. Namun insiden di Helgen telah membuka mata mereka; kaum naga telah kembali ke dunia!

Image
Ada banyak jenis naga (dragon) di Skyrim dan semuanya berbahaya! Ada yang paling cemen, *dragon* doang. Lalu ada fire dragon, frost dragon, shock dragon, elder dragon, ancient dragon, swamp dragon, elder dragon, dan beberapa lagi. Semuanya memiliki karakteristik yang berbeda-beda, baik dari fisik maupun cara bertarung.
Di dunia Skyrim, naga memegang peranan yang sangat penting, baik secara naratif, maupun secara praktis seraya pemain menjelajah dan bertualang. Mereka adalah makhluk-makhluk serupa reptil terbang raksasa yang sangat pandai dan ganas. Mereka memiliki kebudayaan dan bahasa sendiri. Bahasa mereka disebut Thu’um, dan setiap kata yang dikeluarkan memiliki manifestasi fisik. Sebut saja, apabila seekor naga melafalkan kata “api”, ia akan benar-benar mengeluarkan api dari mulutnya. Maka, disebutkan apabila sepasang naga tampak sedang bertarung dengan melontarkan sihir dari mulutnya, ada kemungkinan mereka sebenarnya sedang berargumen :-)

Image
PC akan punya banyak kesempatan untuk ‘berargumen’ dengan naga-naga di Skyrim.
Tujuan akhir petualangan PC (bukan spoiler, karena sudah diimplikasikan sejak awal) adalah untuk mengalahkan seekor naga bernama Alduin. Alduin The World Eater adalah naga purba yang dulunya dikalahkan dan dibuang oleh beberapa penyihir legendaris menggunakan kekuatan Elder Scroll. Entah bagaimana, ternyata Alduin “dibuang” ke masa depan; ke masa ketika kisah dalam permainan ini berjalan dan dunia di masa ini harus ngurusin ulah dia lagi deh.
Alduin dikalahkan karena diramalkan akan membawa kiamat pada dunia, dan hanya bisa dihentikan oleh seorang Dragonborn, yang kebetulan adalah PC :-p
Karena merasakan keberadaan seorang Dragonborn, Alduin-pun menyerang Helgen dengan harapan bisa menghabisi Dragonborn sebelum ramalan itu terpenuhi. Kemunculan Alduin juga menandakan kembalinya bangsa naga ke Nirn.

Image
Alduin menyerang Helgen tepat ketika PC mau dipancung. Jadi pada dasarnya, dia baru saja menggagalkan rencananya sendiri. Katanya naga pinter!
Naga-naga Skyrim akan bermunculan secara acak atau sesuai progresi cerita. Seringkali mereka akan menyerang PC, namun kadangkala juga dia cuma berputar-putar sebelum akhirnya pergi begitu saja. Mungkin terintimidasi sama Dragonborn yang kelihatan gagah di bawah sana, atau mungkin juga karena naganya kebelet pipis…